Tentang Pergerakkan

Hari ke 6964. Salah satu tulisanku di line.

Beberapa waktu lalu, ada yang mengotori lingkungan ITB dengan selebaran yang salah sanuya seperti pada foto dibawah.

Terlepas dari benar atau tidaknya metode oknum ini, aku ingin memasukkannya dalam tulisan kali ini karena lebih kurangnya aku rasa akan berkaitan.

Continue reading

Advertisements

Tentang Cinta dan Kemungkinan

Hari ke 6960. Hari Sabtu yang santai. Tanpa beban dan tugas. Setidaknya hingga pukul 4 sore tadi.

Tulisan ini terinspirasi dari sebuah film berjudul Terpana, yang dirilis tahun lalu. Tentang sebuah dialektika kehidupan dari sudut science. Menyelipkan kata itu karena padanannya sendiri di bahasa indonesia masih sangat rancu, ketika meletakkan ilmu pengetahuan dengan science sebagai suatu kata yang sepadan. Seharusnya science sendiri adalah subordinat daripada ilmu pengetahuan.

Terlalu melebar.

Continue reading

Karena Bukan Makhluk Mekanis

Di hari yang sama, dengan bertambahnya usiaku. Tulisan ini telah lebih dulu aku post di timeline line.

Terbangun, kuliah, diskusi, bercengkrama, organisasi, belajar, tidur… dan terbangun lagi

Sebuah siklus, yang barangkali dengan keberagamannya, kita lalui. Tidak sama mungkin, berbeda antara aku, kamu atau mereka. tapi ada suatu kemiripan… sama sama berbentuk struktur kesadaran yang sebenarnya ketidaksadaran.

Continue reading

Kritik Dampak Frasa “Jodoh Ga Akan Kemana”

Hari ke 6815. Tulisan keduaku. Bermula dari sebuah chat di line berkenaan dengan wanita, salah satu candu kehidupan. Pembicaraan mengarah kepada calon istri dan kemudian entah apa alasannya, dan barangtentu pasti ada, temanku menuliskan jodoh ga akan kemana, yang akhirnya membuat justifikasi kepada ketidakmampuannya atau penundaannya dalam pencarian pendamping hidup. Disini aku bermaksud untuk menyampaikan ketidaksetujuanku akan akibat yang mungkin ditimbulkan dari frasa itu. Continue reading